Senin, 09 September 2019

CARA UJI VARIABEL DENGAN VARIABEL MEDIASI


buat teman-teman yang sedang melakukan penelitian baik skripsi maupun tesis dengan menggunakan variabel penghubung berupa variabel mediasi berikut saya berikan contoh cara mengolah data-datanya. 
ini hanya contoh dengan judul yang saya gunakan sebagai bahan tesis saya, jika teman-teman menggunakan judul yang lainnya namun menggunkan variabel penghubung mediasi maka cara mengolahnya juga akan sama, dan berikut juga saya sertakan file pdfnya klik disini , dan untuk skrip sobel tesnya klik disini. 
semoga bermanfaat. 

#ganang widhi wibowo

Selasa, 20 Agustus 2019

hukum doa qunut saat sholat subuh

sahabat muslim yang insya allah di berkahi allah..

kali ini saya akan membahas permasalahan klasik yang sebenarnya tidak perlu untuk kita bahas, karena memang tidak perlu diperdebatkan, namun permasalahan ini tidak akan selesai tanpa adanya pengetahuan di dalam memahaminya. banyak orang yang mengatakan dalam permasalahan ini seperti ini. "yang pakai doa qunut benar, yang ga pakai doa qunut juga benar, dan yang tidak benar adalah yang tidak sholat". namun bagi kita orang awam tentang agama pasti lah akan muncul pertanyaan dalam benak kita, "sebenarnya yang betul itu yang memakai doa qunut atau tidak?" karena jujur saja saya pribadi masih sering melihat beberapa teman yang senang sekali membahas hal-hal ini bahkan seringkali berdebat mengenai ini karena mereka tidak paham tentang kejadian atau awal mula munculnya doa qunut. 
berbicara masalah hukum disini berbeda dengan sikap hukum, saya berikan contoh saat membacakan "BISMILLAH" di awal sholat itu ada 4 hukum, pertama tidak dibaca, kedua dibaca sir / pelan (sir = dibaca pelan namun masih terdengar oleh orang tersebut), ketiga dibaca jahr / keras, keempat dibaca di rokaat pertama saja kemudian rokaat selanjutnya tidak dibacakan. nah dari empat-empatnya ini adalah hukum membaca bismillah saat sholat, nah sikap hukum adalah hak seseorang untuk memilih hukum mana yang sesuai menurut dirinya, dan dalam hal pembacaan bismillah ini kita wajib memilih salah satu dari ke empat hukum tersebut diatas. oleh karenanya dalam menentukan sikap hukum disini boleh berbeda, asal masih dalam kerangka hukum yang sama, dan ini tidak perlu kita diperselisihkan, karena kita tidak bisa memaksakan sikap hukum orang lain harus sama dengan kita. 
kemudian dalam konteks doa qunut ini sejarah awalnya adalah pada saat awal penyebaran islam pertama saat itu rosulullah kedatangan tamu dari salah satu wilayah yang jauh dengan pusat penyebaran islam pertama, dan tamu tersebut mengatakan bahwa banyak orang di daerah tersebut masuk islam, mendengar ini pun nabi sangat senang. karena si tamu ini meminta rosulullah mengirimkan guru-guru untuk mengajarkan islam maka nabi pun mengutus 70 orang penghafal Qur'an untuk ke daerah tersebut. dalam salah satu riwayat mengatakan pada saat nabi menunaikan sholat subuh (ada yang mengatakan saat sholat magrib) kemudian nabi kedatangan malaikat jibril yang mengatakan bahwa tamu yang datang kepada nabi meminta guru untuk mengajarkan islam telah menipu nabi, dan yang sebenarnya adalah para penghafal Qur'an yang diutus nabi telah dibantai dan dibunuh. disini sisi kemanusiaan nabi pun muncul dan nabi marah saat itu, kemudian setelah kejadian pembantaian tersebut dalam sholat rosul berdoa kepada allah ya allah hukumlah si fulan, laknatlah si fulan dan ini berlangsung selama satu bulan. hingga kemudian Allah pun menurunkan Surah 3 (Ali'Imran) ayat 128-129, yang artinya "itu bukan menjadi urusanmu (muhamnmad) apakah Allah menerima tobat mereka, atau mengazabnya, karena sesungguhnya mereka orang-orang zalim. dan milik Allah-lah apa yang dilangit dan apa yang dibumi. Dia mengampuni siapa yang di kehendaki, dan mengazab siapa yangh dikehendaki. dan Allah maha pengampun, maha penyayang". seorang nabi yang paling dekat dengan Allah, paling disayang Allah, dijamin masuk surga kemudian berdoa meminta kepada Allah untuk mengazab oarang-orang yang telah membunuh pengafal Qur'an di jawab oleh Allah dengan jawaban yang mengejutkan, nah disini Allah menekankan kepada utusan Nya agar tidak ikut mencapuri yang bukan urusannya, dan yang menerima tobat serta mengazab adalah hak Allah. walaupun hanya sebatas doa jika itu adalah doa yang jelek tinggalkan, berdoalah dengan yang baik-baik. kemudian setelah ayat ini turun muncul lah dua kejadian, kejadian pertama adalah nabi kemudian tidak melakukan doa yang meminta melaknat dan menghukum si fulan karena kesalahan dan dosa dosanya, namun nabi menggantinya dengan doa-doa yang baik-baik yang dipenuhi dengan ketaatan kepada Allah, nah dalam bahasa arab sesuatu yang baik yang dimohonkan dengan di barengi dengan ketaatan kepada Allah SWT selanjutnya disebut dengan QUNUT. kemudian doa-doa yang dibacakan nabi setelah turunya ayat tersebut adalah sebagai berikut;

"Allaahumahdinii fiiman hadait, Wa aafinii fiiman aafait, Watawallani fiimantawallait, Wabaariklii fiimaaa toit, Waqini birahmatika syaramaa qadhait, Fainnakataqdhi walayuqdha alaik, Wainnahu layadzillu mawwalait, Walaya idzuman aadait, Tabarak tarabannaa wata aalait, Falakal hamdu alamaa qadhait, Astagfiruka wa atuubu ilaik, Washallalloohu ala sayyidinaa muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ala aalihi washahbihi wabaarik wasallam" (wikipedia)

yang artinya:
Ya Allah semoga Engkau memberikan petunjuk kepadaku dengan orang yang telah Engkau berikan petunjuk, Dan semoga Engkau memberikan keselamatan kepadaku dengan orang yang telah Engkau berikan keselamatan, Dan semoga Engkau memberikan pertolongan kepadaku dengan orang yang telah Engkau berikan pertolongan, Dan semoga Engkau memberikan berkah kepadaku dari hal yang telah Engkau tetapkan, Dan semoga Engkau memeriksa kami dari rahmat-Mu dari keburukan yang telah Engkau tetapkan, Dan sesungguhnya Engkaulah yang Maha Menghukumi dan tidak ada yang bisa menghukummu, Dan sesungguhnya Engkau tidak bisa hina, orang yang Engkau sayang, Dengan tidak memuliakan orang yang di musuhi oleh-Mu, Dan Mahatinggi Allah maka tetap segala puji bagi-Mu, Oleh hal yang sudah Engkau hukum, aku memohon pengampunan dan taubat kepada-Mu, Dan semoga Engkau menambahkan rahmatnya kepada gusti kita nabi muhammad yang menjadi nabi, dan semua umat Nabi Muhammad dan para sahabatnya, Semoga Allah menambahkan keberkahan dan keselamatan (terjemahan wikipedia).

kemudian ada yang meriwayatkan setelahnya nabi tidak lagi membacakan doa tersebut dan di cukupkan namun nabi mengajarkan kepada para sahabat, dan para sahabat ini pun memprtaktekannya ada yang mempraktekan saat sholat witir, ada yang mempraktekan saat sholat subuh, dan ada juga yang mempraktekan saat sepuluh hari terakhir saat ramadhan. mengetahui ini nabi pun mendiamkan. para pembaca yang di rahmati Allah, karena nabi tidak mengajarkan doa-doa yang jelek tersebu kepada para sahabat dan mengajarkan doa-doa yang baik kepada para sahabat juga nabi mengetahui para sahabat mempraktekan di waktu-waktu yang berbeda-beda serta nabi mendiamkannya, jika nabi saat itu melarang menggunakan doa ini maka permasalahan selesai berarti doa ini tidak usah di gunakan, dan disini nabi pun tidak memeritahkan menggunakan doa ini, jika saat itu nabi memerinytahkan menggunakan doa ini karena doanya bagus maka masalah juga selesai sampai disini. namun disini sikap nabi adalah mendiamkan para sahabat. disini Imam Abu hanifah mellihat bahwa sebelumnya nabi tidak menggunakan doa ini, dan kemudian menggunakan doa ini namun nabi kemudian tidak menggunakan doa ini lagi, maka disini abu hanifah tidak menggunakan doa ini dalam kesempatan sholatnya. namun Imam maliki dan Imam Sfafii menyimpulkan bahwa pertama nabi menggunakan doa yang kemudian Allah memerintahkan menggunakan doa yang baik-baik, kemudian nabi nmengajarkan kepada para sahabat dan nabi tidak melarang ini artinya adalah bahwa doa ini pun dibenarkan jika dibacakan. kemudian Imam Ahmad bin hambal menggunakan jalan tengah dalam sikapnya yaitu beliau sebelumnya nabi tidak menggunakan doa ini kemudian terjadi peristiwa besar dan nabi menggunakan doa ini dan selanjutnya nabi tidak menggunakan doa ini, maka Imam Ahmad bin hambal hanya menggunakan doa ini saat terjadi peristiwa-peristiwa besar saja yang kemudian dikenal dengan Qunut nazilah. Qunut nazilah adalah doa qunut yang dibacakan hanya saat terjadi peristiwa peristiwa besar saja. 
seperti kita tahu bahwa Imam-Imam diatas adalah imam besar yang mengajarkan islam yang diakui dari jaman dahulu hingga sekarang. suatu ketika Imam Abu Hanifah meninggal kemudian datanglah Imam Syafi'i ke tempat Imam abu hanifah, dan saat akan melakukan sholat subuh imam syafi'i diminta untuk mengimami sholat oleh murid-murid imam abu hanifah, saat awal murid imam abu hanifah mengira bahwa imam syafi'i akan menggunakan doa qunut, namun ternyata saat sholat imam syafi'i tidak menggunakan qunut dalam sholatnya, para murid abu hanifah yang heran kemudian menanyakan mengapa imam syafi;i tidak menggunakan doa qunut. dan pertanyaan ini di jawab oleh imam syafi'i dengan jawaban "saya menghormati imam abu hanifah yang tidak menggunakan qunut". indah bukan jawaban beliau? imam besar saja masih masih bersahabat dan duduk bersama salaing menghormati dan menghargai bagaimana dengan kita? imam besar bukan, amalan masih kacau, hadits juga paham sedikit sedikit, iman masih naik turun, jadi makmum di masjid juga jarang jarang lihat ada yang baca doa qunut dan tidak aja masih di perdebatkan. heran ga coba??
nah dari murid masing masing imam ini adalah dari penjuru dunia, bahkan mungkin yang datang dari tanah air dan belajar mendalami ajaran masing masing imam ini juga beda beda, jadi wajar ketika para murid ini pulang ke kampung halaman masing masing mengajarkan apa yang mereka dapatkan ketika belajar di sana, itulah mengapa terjadi perbedaan ada yang membaca doa qunut dan ada yang tidak membacanya. dan tentunya para murid ini pun mereka mengajarkan dengan mengeluarkan dasar datau dalil-dalil yang mereka pelajari.
jadi jelas asal muasal doa qunut adalah dari nabi Muhammad SAW, perkara ada yang mau menggunakan doa ini dasarnya jelas nabi juga memakai doa ini, perkara tidak menggunakan pun jelas nabi hanya menggunakan doa ini sebentar saja saat kejadian dibunuhnya para sahabat saat diutus beliau dan setelah itu di riwayatkan nabi tidak menggunakannya kembali hingga beliau wafat. namun jika doa ini memang tidak diijinkan maka nabi tidak akan mengajarkan kepada para sahabat dan tidak akan mendiamkan walaupun nabi tau para sahabat ada nyang menggunakan dan ada yang tidak menggunakan. jadi untuk doa qunut ini hukumnya cukup jelas, nah perkara berbeda adalah sikap kita terhadap hukum tersebut, boleh menggunakan boleh tidak menggunakan tergantung mana yang kita yakini karena keduanya adalah SAH. 
kemudian akan muncul persoalan bagaimana sikap kita jika kita menjadi makmum di tempat yang berbeda? coba kita lihat tauladan dari para Imam besar yang saling menghargai, tugas makmum adalah mengikuti imam itu wajib. jika imam menggunakan qunut berarti makmum mengikuti imam, perkara meng amini dengan mengangkat tangan itu juga pilihan boleh dengan mengakat tangan boleh tidak mengakat tangan, namun tetap harus mengamini walau dalam hati. nah jika kita biasa menggunakan qunut kemudian berjamaah ditempat yang tidak menggunakan qunut ya kita ga usah lah ya imam sujud trus kita qunut sendiri. 
demikian semoga bermanfaat. 
#AH

Kamis, 15 Agustus 2019

Cara sholat agar khusyu


assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu...

sobat muslim yang insya allah di berkahi allah. Semua pasti  akan setuju dengan pernyataan bahwa kekuatan pondasi bangunan akan menentukan kekokohan bangunan, semakin kuat pondasi maka bangunan juga akan semakin kokoh. itulah gambaran atau pengasumsian pondasi saat kita akan membangun sebuah gedung, apapun gedung yang akan kita buat, maka semakin kuat pondasi akan menjadikan bangunan kita juga semakin kuat dan tahan lama, namun sebaliknya semakin lemah pondasi, maka bangunan yang akan kita bangun diatas pondasi tersebut juga akan mudah rusak, atau bahkan jika kita akan membangun sebuah gedung tanpa adanya pondasi maka bangunan tersebut akan sulit untuk didirikan. 
penggambaran pondasi bangunan ini pun akan sama jika kita terapkan ke podasi agama kita, sholat adalah pondasi umat muslim yang akan menentukan amalan-amalan yang lainnya. dalam islam saking pentingnya sholat sebagai pondasi amalan yang lain, saat hari penghisab-an kelakpun yang akan di hisab/diperhitungkan oleh allah pertama adalah tentang sholat kita, jika kita melakukan sholat maka amalan-amalan lain akan diperhitungkan, namun jika tidak melakukan sholat maka sebanyak apapun amalan-amalan tidak akan dihitung kebaikannya. penganalogian ini bisa dikatakan seperti ini, "jika orang membangun rumah dan dia membuat pondasi terlebih dahulu maka pembangunan bisa dilanjutkan karena sudah ada pondasi, namun jika orang tersebut tidak membuat pondasi maka selengkap apapun material yang sudah di siapkan, sampai kapanpun pembangunan tidak akan bisa dilanjutkan karena tidak adanya pondasi". 
nah dalam pembangunan gedung setelah seseorang yang membuat pondasi maka harus memperhatikan kekuatan pondasinya agar bangunan yang di bangun  diatasnya juga bisa kokoh dan tahan lama, nah kekuatan pondasi ini pun akan tergantung dari komposisi campuran bahan bahan bangunan yang akan digunakan untuk membuat pondasi, jangan sampai kita telah memakan waktu, biaya dan tenaga untuk membuat pondasi ternyata komposisi campuran meterial kita asal-asalan, maka sudah bisa dipastikan bangunan yang akan dibuat diatasnya pun tidak akan sesuai dengan harapan kita. 
dalam melaksanakan sholat pun kita tidak boleh asal-asalan, namun harus memperhatikan hal-hal yang membuat kualitas sholat kita semakin bagus, parameter bagus tidaknya sholat seseorang ini dilihat dari tingkat kekhusyu'an dia dalam melaksanakan sholat. nah penilai tentang khusyuk tidak nya sholat seseorang itu hanya di tangan allah semata. seorang murid yang berhak memberi nilai adalah seorang guru, bukan orang tua dan bukan juga sesama murid, nah ini pun sama, yang bisa memberikan predikat khusyuk hanya allah. tugas guru adalah mengajarkan sesuatu hal dan menguji siswanya apakah siswa tersebut telah menguasai atau belum tentang hal-hal yang di ajarkan seorang guru. begitu juga allah yang menciptakan manusia pun telah memberikan petunjuk atau arahan melalui rasul-Nya dan dengan "guidebook" / buku petunjuknya berupa Al-Qur'an. mencapai sholat yang khusyuk bukanlah perkara yang mudah, janji setan untuk menyesatkan / melalaikan allah pun buka isapan jempol belaka. Khinzib / Khanzab adalah setan yang menggoda orang sholat, itulah tugas yang diberikan "petinggi" setan untuk menyesatkan orang-orang sholat. Rosulullah SAW dalam abu daud mengatakan cara setan ini menggoda adalah saat kita bertakbir mengangkat tangan saat itulah setan ini mulai beraksi dan setan tersebut akan membisikan dalam benak kita "ingatlah ini, ingatlah itu", maka mulailah kita mengingat hal-hal yang bahkan apa yang tidak ingin  kita ingat. jika masih penasaran silahkan pembaca praktekan sendiri sabda nabi ini, mungkin sebelum sholat kita sudah berniat ingin fokus, menginginkan khusyuk, namun kita tidak akan bisa menghindari godaan dari setan ini, begitu kita bertakbir mungkin dorongan hati kita untuk khusyuk tetap bagus, namun "lintasan" hal-hal dalam pikiran pasti akan terjadi, hal-hal ini lah, hal itu lah akan muncul silih berganti, nah itulah tugas setan ini. dan sampai pada ujung hadis ini mengatakan bahwa sampai akan ada orang sholat tidak sadar berapa rokaat yang telah ia kerjakan, dan penulis punya keyakinan para pembaca pasti pernah mengalami hal seperti ini. 
nah untuk mengatasi hal seperti ini ada 2 cara.

pertama menyiapkan ke-khusyuk'an sebelum sholat, nah yang disipakan disini adalah sifat khusyuknya, sifat khusyuk ini disiapkan dengan 2 cara. 
    1. surah 2, ayat 45-46 yang berbunyi "dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat. dan (sholat) itu sungguh berat kecuali orang-orang yang khusuk, (yaitu) mereka yang meyakini bahwa mereka akan menemui Tuhannya dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya". suatu ketika kita mendapatkan undangan dari bupati untuk menghadap, apa yang akan kita lakukan? hal sederhana yang akan kita lakukan tentunya kita akan menyiapkan pakaian terbaik kita untuk menghadap bupati, maka disini sifat khusyuk pertama bagi orang yang khusyuk adalah dia akan menyiapkan pakaian terbaiknya untuk memenuhi panggilan Allah. Qur'an surah ke 7 ayat 31 berbunyi "Wahai anak cucu adam! pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sesungguhnya, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan". kita bertemu dengan pencipta kita, pemberi kita rizki, pemberi segala kebutuhan kita, pengampun kesalahan kita, penyembuh segala penyakit, pakaian kita biasa-biasa saja, silahkan cek diri kita masing-masing apakah selama ini kita telah mengenakan pakaian terbaik kita untuk menghadap Allah melalui sholat kita?. disini mungkin akan ada pertanyaan, bukankah aurat laki-laki mulai dari pusar sampai lutut, sedang syarat sah sholat adalah menutup aurat kita. baik disini penulis hanya ingin mengatakan silahkan pembaca setelah membaca tulisan ini sampai masjid imam masjid suruh pakai kaos singlet dan pakai celana 3/4 dan minta dia meng-imami sholat apa yang akan terjadi?? pasti makmum akan mengatakan "woooo... wong gemblung". betul syarat sah sholat adalah menutup aurat kita namun dilihat dari kewajarannya ya tentunya tidak mungkin lah kita menggunakan pakaian alakadarnya untuk menghadap Allah, sedangkan menghadap bupati saja kita menginginkan menggunakan pakaian terbaik kita, paling minim sempurnakanlah wudhu kita, surah 5 ayat 6 berbunyi "Wahai orang-orang yang beriman! apabila kamu hendak melaksanakan sholat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan basuh kedua kakimu sampai kedua matakaki. jika kamu junub, maka mandilah. dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkanmu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur". nah setelah kita mempersiapkan pakaian kita dan menyempurnakan wudhu maka anggaplah ini adalah panggilan terakhir Allah terhadap kita untuk beribadah. tanamkan itu sedalam dalamnya dalam hati kita, anggap lah bahwa sholat kita yang akan kita lakukan adalah sholat terakhir kita. nah itulah cara pertama.
    2. kemudian cara kedua adalah, surah 29 ayat 45 mengatakan "Bacalah Kitab (Al-Qur'an) yang telah diwahyukan kepadamu (muhammad) dan laksanakanlah sholat. sesungguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. dan (ketahuilah) mengingat Allah (Sholat) itu lebih besar (keutamaannnya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan". dalam bahasa arab di awal ayat berbunyi "Uthlu ma ukhiya" nah uthlu di sini artinya adalah BACALAH, sama dengan Iqro artinya juga BACALAH. namun perbedaan "uthlu" dan "iqro" adalah jika "iqro" hanya sekedar membaca, oleh karenanya pembaca Al Qur'an disebut Qori dan hanya sekedar membaca tanpa mengetahui maknanya. namun "uthlu" artinya tidak sekedar membaca, namun Bacalah, Pahami, dan Amalkan. nah dari jaman dahulu saat acara formal dan terdapat sesi pembacaan Al-Qur'an maka akan ada satu lagi orang yang membacakan terjemahannya yang disebut tilawah. disini fungsi tilawah adalah agar para pendengar yang tidak mengetahui maknanya bisa memahami dan nmengamalkan apa yang dibaca oleh Qori. nah jadi awal ayat yang menyatakan BACALAH KITAB (AL QUR'AN) itu berati bukan hanya membaca namun pahami juga, jadi saat sholat sebaiknya pahami juga makna apa yang kita baca. nah pertanyaannya adalah terus untuk yang tidak bisa artinya bagaimana dong?? nah untuk yang tidak tau artinya belilah Al-Qur'an dan terjemahannya, juga belilah buku tuntunan sholat lengkap, jika tidak mau keluar rumah coba download di play store pasti ada. nah setelah itu baca surah surah yang kita hapal kemudian baca pula artinya dan pahami maknanya, kemudian di tuntunan sholat cari juga apa arti "ALLAHUAKBAR", cari apa arti "SUBHANA ROBIYAL ADHIMI WABIHAMDI" dan seterusnya. setelah surah pendek kita tau apa maknanya, kemudian terapkanlah saat sholat, mulut membaca pikirkanlah makna bacaan kita. nah itulah yang akan membuat efek godaan setan khinzib/khanzab ini berkurang. 
untuk yang cara kedua bersambung ya sobat.. capek neh nulis dan mikirnya.. hehehehe..
semoga bermanfaat,, insya allah

Selasa, 13 Agustus 2019

Anak sebagai "Aset" paling berharga

Sobat muslim yang di muliakan allah..
Tentu kita semua tau bahwa kematian adalah suatu hal yang pasti akan terjadi menimpa siapa pun yang hidup, siapa pun dan dimana pun pasti akan menemui kematian yang waktunya memang tidak akan di ketahui oleh siapapun.
Bagi kita umat muslim yang beriman tentunya akan meyakini yang di sebut sebagai "hari pembalasan" hari dimana semua orang akan mempertanggung jawabkan apa-apa yang telah di perbuat mereka ketika di dunia.. Kepastian kematian yang tidak di ketahui baik penghuni langit maupun penghuni bumi ini lah yang membuat kita harus "berlomba-lomba" dalam menabung kebaikan.
Nah dalam hal pahala ada 2 macam bentuk pahala yang bisa kita kerjakan agar bisa kerjakan.
Pertama yaitu pahala yang diberikan setelah kita mengerjakan kebaikan, misalkan sholat, membaca alquran dll..
Kedua yaitu pahala yang diberikan allah kepada kita dan akan terus diberikan walapun kita telah meninggal, pahala ini yaitu sedekah yang kita berikan untuk kepentingan banyak orang selama itu masih di Pakai orang lain untuk kebaikan maka pahala akan terus mengalir.. Misal ilmu agama yang kita bagikan ke orang-orang, membangun masjid untuk umum dll.. Yang selanjutnya adalah anak Sholeh/sholehah.
Nah kali ini kita akan membahas tentang pahala yang akan kita dapatkan jika kita menginvestasikan anak kita menjadi anak yang sholeh dan sholehah. Sabat pasti lah tau salah seorang sahabat nabi yang bernama ibnu abbas, beliau adalah sahabat sekaligus sepupu dari rosulullah Muhammad saw. Beliau adalah seorang yang berpengetahuan luas dan banyak hadis sahih yang di riwayatkan melalui beliau, sampai meninggalnya beliau hadis yang di hafal oleh beliau kurang lebih sebanyak 2.000 hadis, namun apakah sobat tau bahwa nama ibnu abbas yang sebenarnya adalah Abdullah bin abbas. Ayah beliau bernama abbas bin Abdul muththolib adalah seorang pedagang yang kaya raya, namun meski beliau adalah orang kaya namun berorientasi tentang akhiratnya, dengan kesibukan beliau sebagai seorang pedagang beliau berhasil mendidik anaknya Abdullah menjadi ahli hadis. Abbas sering mendatangi majelis yang di pimpin langsung oleh rosulullah, dan saat Abdullah kecil beliau di doakan oleh rosulullah di mintakan kepada Allah agar sang anak bernama Abdullah Putra dari abbas bin muththolib diberikan kemudahan dalam pemahaman tentang agama, dan benar saat Abdullah dewasa saat itu ayahnya hanya mampu menguasai 200 hadis namun anaknya mampu menguasai 2.000 hadis, maka oleh rosulullah di panggil ibnu abbas, yang berarti anak dari abbas. Yang menarik disini adalah mengapa namanya dikenal dengan nama ayahnya? Mengapa tidak Abdullah bin abbas?
Yang perlu sobat muslim ketahui disini adalah, keberhasilan abbas dalam mendidik anak menjadi sosok yang mampu untuk memahami agama menjadi ahli surga ternyata pahala dari hadis yang disebarkan yang diberikan allah untuk Abdullah bin abbas juga mengalir ke ayahnya abbas bin muththolib tanpa di kurangi sedikit pun. Dan pemikiran abbas tentang akhirat juga di investasi kan kepada anak pertama nya yang bernama fadl bin abbas, jika sobat muslim tau pada saat baginda nabi akan meninggal di pangkuan istrinya beliau saat itu berwudhu terlebih dahulu, nah pertanyaannya siapa kah yang membawa kan air saat beliau berwudhu? Dan dia lah anak pertama abbas yaitu fadl bin abbas.
Nah sahabat muslim, dari paparan kisah ibnu abbas diatas mari kita ambil hikmahnya, bagaimana sosok seorang saudagar kaya yang masih berhubungan dekat dengan nabi saja masih mampu mendidik anak anaknya menjadi seorang ahli agama, mari kita lihat diri kita, dekat dengan nabi juga engga, kaya juga belum tentu kaya, kepastian masuk surga juga masih burem.. Bagaimana kita mendidik anak terkadang juga masih mengadalkan asisten rumah tanggal atau babysitter, kasih makan keluarga juga ga tau halal  atau haram juga masih ga jelas..
Oleh karenanya sobat muslim yang di muliakan allah, mari mulai saat ini kita didik anak anak kita menjadi ahli agama, coba mari kita lihat sosok naja hafidz dan Kayla hafidz, dua anak ini merupakan anak yang memiliki keterbelakangan, naja dengan kekurangan lemah otak ternyata dia mampu menghafal 30 juz kita allah, Kayla dengan dengan yang tidak mampu melihat dunia ternyata dia juga mampu menghafal 30 juz kitab allah. Perlu sobat muslim ketahui, setiap huruf yang di bacakan oleh anak anak ini pahalanya juga akan mengalir kepada orang tuanya tanpa di kurangi sedikitpun, meski orang tuanya kelak meninggal. Dan pahala tersebut akan terus dan terus mengalir selama sang anak ini membaca ayat ayat dalam al qur'an. Dan hebatnya lagi pahala yang diberikan kepada anak yang membaca alquran tiap tiap huruf nya akan diberikan kebaikan sebanyak 10x kebaikan, dan penghafal alquran akan diberikan pahala dalam tiap tiap huruf yang di bacanya akan diberikan kebaikan sebanyak 700x kebaikan.. Dan pahala tersebut juga akan mengalir kepada kedua orang tuanya tanpa di kurangi sedikit pun.. Subhanallah.....
Nah sobat muslim yang di muliakan allah, coba kita renungkan sejenak sejak kita akhir baligh hingga saat sobat muslim baca tulisan ini, telah berapa banyak dosa dosa yang telah kita lakukan baik yang kita Sengaja maupun tidak kita sengaja, dan kebaikan kebaikan apa saja yang sudah kita lakukan.. Apakah cukup dengan sholat? Tahukah sobat sholat itu adalah amalan dasar bagi muslim, namun sholat juga bisa kita jadi kan sebagai penggerus dosa kita jika dilakukan dengan berjamaah.. Jika sobat muslim masih suka sholat sendiri tanpa berjamaah maka kebaikan yang di dapat juga akan standar saja, kita asumsi kan jika sholat sendiri pahala kebaikannya adalah 10x kebaikan maka sholat berjamaah pahala kebaikannya adalah 27x lebih besar atau sama dengan 270 kali kebaikan..
Nah coba lah renungkan sejenak bagaimana sholat kita? Apakah masih sering sendiri atau berjamaah.
Saya berharap jika pembaca adalah seorang anak mari kita renungkan apa yang mau kita berikan kepada orang tua kita, balasan apa yang mau kita berikan selain berusaha menjadi seorang anak yang soleh yang akan mentransferkan pahala kepada orang tua kita, jika pembaca adalah seorang orang tua mari kita pikirkan investasi apa yang akan kita bangun untuk bekal kematian kita?
Saya berharap semoga sedikit tulisan ini bisa mengubah mindset kita tentang investasi akhirat kita.

Kamis, 28 Februari 2019

Sehat ala ustad mas dhanu

Djoko Ismanu Herlambang adalah seorang ustad, namu dia tidak pernah mau di panggil ustad namun karena ketenarannya saat ini mau gimana lagi udah terlanjur banyak yang manggil ustad pria kelahiran Pati, 4 Desember 1964 ini adalah seorang insinyur lulusan UII Yogyakarta. Masa kuliahnya bukan termasuk golongan menengah keatas bahkan malah bisa di bilang pas pasan. pada jaman rosulullah para sahabat selalu "menyetor" hapalan alquran dihadapan nabi namun hapalan yang di setor ini WAJIB dijalankan terlebih dahulu oleh sahabat, sehingga bisa di ambil kesimpulan sahabat yang memiliki hapalan paling banyak dialah yang paling banyak menjalan kan isi alquran.
Nah mungkin dari sini lah ustad mas Danu kemudian selama bertahun-tahun beliau mempelajari, memperdalam dan mempraktikan isi AlQur'an dan Assunnah, sehingga dari sanalah ALLAH SWT memberikan kepahaman kepada beliau, menemukan hubungan yang erat antara sakit dengan akhlak seseorang.
Berikut beberapa penyakit yang bisa kita bahas yang saya comot dari https://catatanringan.com/sehat-bersama-ustadz-dhanu-ustad-danu/

Alergi = Punya keinginan yang kuat di barengi dengan kejengkelan, ada amalan salah untuk keselamatan = Ambisi tinggi, ambisi untuk disegani = Amalan salah, suka ke dukun
Amandel = Suka menyimpan marah, marah yang tertahan
Ambien = Emosi berlebihan bila ada masalah dalam keluarga, biasanya diam dulu, kemudian marah besar
Anak amandel =  Salah satu orang tuanya kalau bicara sering ngotot
Anak astma / sesak napas = Karena tidak ingin bertengkar antara suami istri, maka bila terjadi perselisihan sering tidak diselesaikan dan menjadi jengkel yang tersimpan = Ada masalah yang tidak bisa dibicarakan kepada siapapun (karena malu dll) = Saat hamil salah satu orang tua menyimpan jengkel yang kuat
Anak autis, Tidak bisa bicara = Waktu hamil, ada masalah suami istri tidak diselesaikan, tetapi disimpan dengan jengkel dalam waktu yang lama (lebih dari 1 bulan) = Salah satu orang tua sering malas berpikir bila menghadapi masalah atau dalam berdiskusi = Orang tua agak pendiam = Saat hamil salah satu orang tua suka geregetan (marah terpendam) = Orang tua banyak bertolak belakang, yang satu sangat pendiam yang satunya sangat enerjik
Anak belum bisa jalan = Orang tua malas mengutarakan masalah rumah tangga yang dihadapi (suka mendiamkan masalah), diam disertai jengkel
Anak, cairan di otak = Waktu hamil, salah satu orang tua bila punya masalah suka malas memikirkannya (putus asa)
Anak, cerebral palsy (lumpuh otak) = Pada saat hamil, salah satu orang tua sering diam (mendiamkan), tidak mau membicarakan masalah yang dihadapi.
Anak down syndrome = Sewaktu hamil, ibu pernah marah sampai mengeluarkan kata kata yang merendahkan orang lain
Anak epilepsi (ayan) = Orang tua sering bertengkar, lalu diam (melamun) dan jengkel yang disimpan lama = Salah satu orang tua gampang tersinggung = Bila marah sering merendahkan orang = Salah satu orang tuanya sering berpikiran negatif (negative thinking)
Anak gagal ginjal = Saat hamil orang tua sering bertengkar dan menyimpan jengkel
Anak, ginjal menggelembung, sebagian urin dari kandung kemih kembali ke ginjal = Salah satu orang tua, sering jengkel (disimpan lama) pada pasangan, diam tidak mau mendiskusikan masalah
Anak, ginjal dan radang otak (meningitis) = Orang tua sering bertengkar, marah yang disimpan lama, jengkel
Anak, Hepatitis A = Orang tua sering berantem dan selesainya lama
Anak hydrosifalus = Bila ada masalah yang keluar pertama adalah jengkel dulu = Bila dinasehati, iya-iya saja tapi tidak dilaksanakan
Anak hypoteroid = Salah satu orang tua bila punya masalah lebih banyak diam
Anak jatuh dan lumpuh = Orang tua sering bertengkar dan sering putus asa dalam menghadapi masalah
Anak jatuh dari ketinggian = Orang tua kurang komunikasi
Anak kejang-kejang saat tidur = Orang tua sering bertengkar atau menyimpan masalah disertai emosi, tidak didiskusikan/diselesaikan = Amalan salah
Anak keterbelakangan mental = Salah satu atau kedua orang tua sering punya emosi yang kuat dan kalo marah jadi kalap, sampai mengeluarkan kata-kata yang menyinggung perasaan (merendahkan) orang
Anak, leher lemah = Salah satu orang tua tidak menghormati orang tuanya
Anak leukimia = Orang tua sering bertengkar dan menyimpan marah (jengkel) = Orang tua gampang tersinggung dan jengkel
Anak lumpuh = Orang tua sering putus asa dalam menghadapi masalah
Anak malas = Orang tua sering malas-malasan dalam mengerjakan sesuatu
Anak meninggal terus dalam kandungan (tali pusat kecil) = Cepat tersinggung dengan suami
Anak mongoloid = Saat hamil salah satu orang tuanya suka merendahkan/meremehkan orang lain
Anak, muka bengkak, Benjolan dekat mata = Orang tua sering emosi dan marah yang tersimpan, jengkel bila melihat sekitarnya ada yang tidak cocok di hati
Anak nakal = Orang tuanya sering marah/uring-uringan/emosi.
Anak laki-laki semua (susah mendapat anak perempuan) = Istri galak/pemarah dan sangat dominan dalam rumah tangga
Anak perempuan semua (susah mendapat anak laki-laki) = Suami pemarah, tidak penyabar dan sangat dominan dalam rumah tangga
Anak, pengasaman pada ginjal = Pada saat hamil, ada masalah yang membuat jengkel dan tersimpan lama di hati
Anak radang otak = Orang tua menyimpan marah yang selalu terpikirkan
Anak rewel = Sebelum lahir anaknya, salah satu orang tuanya suka rewel di hati (jengkel dan diam)
Anak sering kejang-kejang (autis) = salah satu orang tua suka diam, bila ada masalah dipendam jadi jengkel
Anak sering diganggu makhluk lain (selalu ngajak pergi, tak bisa pulang) = Waktu hamil dibacakan surat Yusuf agar anaknya cakep (niat baca Al-Qur’an bukan karena Allah)
Anak sering kesurupan = Orang tua punya amalan salah, baca qur’an dengan niat duniawi atau sering ngelamun
Anak sering kejang (step) = Salah satu orang tua sering marah (emosi tinggi) tapi diam dan jengkel
Anak sering pingsan = Suami istri sering bertengkar, marah, diam (jengkel) dan melamun
Anak susah bangun dari duduk = Orang tua sering marah
Anak susah diatur, suka menyendiri = Salah satu orang tua bila punya keinginan harus dituruti = Bila ada masalah suka ngambek
Anak (3,5 th) tidak bisa bicara = Saat hamil, orang tua suka diam bila ada masalah (dipendam) = Saat hamil, orang tua suka putus asa dalam menghadapi masalah
Anak talasemia = Pada saat hamil orang tua (ibunya) menyimpan jengkel dan dandam yang kuat pada keluarganya atau pada suaminya
Anak tidak bisa diatur = Orang tua “semau gue”
Anak (sampai umur 10 th) tidak mau (menolak) makan nasi = Salah satu orang tua tidak pandai bersyukur, marah kalo disuruh bersyukur
Anak, toksoplasma & rubella = Salah satu orang tua sering berantem dengan orang tuanya atau berantem suami istri = Salah satu orang tua sering menyimpan jengkel = Salah satu orang tua bila dinasehati suka menolak
Anak, trombosit turun = Saat hamil, salah satu orang tua menyimpan marah yang lama
Anak tumor payudara = Kedua orang tua sering bertengkar
Anemia (kekurangan sel darah merah, Hb rendah) = Sering marah tersimpan (jengkel) pada pasangan atau pada orang tua hampir tiap hari
Anyangan (Kesemutan)= Apa yang diinginkan supaya tercapai.
Asam Urat = Prinsipnya tidak bisa diarahkan (kaku, tidak mau kurang lebih) = Susah dinasehati
Astma = Emosi tertekan dan tertutup
BAB berdarah = Emosi tinggi, cepat marah
BAB dan kencing panas = Jengkel karena punya keinginan yang kuat (ngotot) tetapi tidak kesampaian
BAB sering = Sering ngomel (dalam rumah tangga)
BAB tidak lancar = Sering menyimpan masalah, tidak diomongkan = Pendiam, tidak suka bicara, menyimpan jengkel
Badan goyang (terasa seperti di kapal) =Amalan salah
Badan lemas = Ada kekhawatiran yang tinggi (takut berlebihan) dalam pikiran
Badan panas, linu, gerah, ga bisa berdiri/berjalan = Amalan salah
Badan sakit-sakit (gejala stroke) = Suka tersinggung, suka jengkel (walau sedikit) dalam menghadapi pekerjaan
Batuk = cerewet, apa-apa dikomentari = Banyak omong, keras dan kasar
Batuk flu = Sering tidak peduli pada lingkungan
Bau badan = Biasanya orang ini gampang tersinggung, kalau dinasihati langsung “nyerang”, dan malas
Bau mulut = Biasanya mempunyai sifat yg bicaranya tidak enak atau suka bikin tersinggung (menyakiti) orang
Benjolan di dekat telinga kiri = Suka jengkel bila mendengan sesuatu yang tidak cocok di hati (cepat tersinggung)
Benjolan di kaki = Punya keinginan kuat, kaku keras kepala
Benjolan di leher, Gondok = Jarang bicara, tapi sekali bicara pedas
Benjolan di leher kiri = Banyak marah, kalo ngomong suka ngotot
Benjolan di lutut = Sering jengkel bila nasehatnya tidak dituruti
Benjolan di pita suara = Sering mau menasehati pasangan tetapi tertahan tidak jadi ngomong, akhirnya jadi jengkel yang tersimpan
Benjolan di rahim = Sering jengkel pada suami atau ayah
Benjolan di telapak kaki = Jengkel yang disimpan sampai sekarang
Bisul di kepala = Ambisi tinggi dan dikerjakan
Bisul di pantat = Ambisi tinggi tetapi tidak dikerjakan
Bisul di perut bawah = Kalau ada keinginan sering ngotot (ambisi tinggi)
Bronkhitis, Batuk terus = Agak pendiam dan gampang tersinggung = Kalau marah diam saja
Cacar air (Varicella zoster, Varicella simplex) =  Ada keinginan yang sangat kuat, disertai nafsu, tetapi tertahan
Dada berdebar = Ada ketakutan berlebih (pada pasangan), mempunyai amalan salah
Dada panas = marah dipendam, tertekan
Dada sesak dan darah tinggi = Cenderung pendiam, cepat emosi, gampang tersinggung, marah tersimpan (jengkel)
Dada sesak dan panas = Amalan salah atau marah yang disimpan
Darah mengental = Banyak diam, banyak jengkel, cepat putus asa, dan kurang senyum
Darah rendah = Banyak khawatir,pertimbangan, ragu-ragu dan tidak ada penyelesaian masalah, masalah sering didiamkan saja
Darah tinggi (Hypertensi) = Emosi tinggi, tak mau kalah, cepat tersinggung = Suka terburu-buru dan sering jengkel = Sering jengkel dan geregetan = Suka ngomel
Dengkul kiri sakit = Sering emosi dan ragu-ragunya kuat
Dengkul & persendian sakit, asam urat = Punya keinginan yang kuat (ngotot) = Kaku dalam pekerjaan, ga bisa ditawar = Bila berdebat susah dikalahkan
Diabetes = Kalo punya keinginan, ngotot = Kalo menasehati orang, harus dituruti, bila tidak, marah dan jengkel = Kalo dinasehati orang, tidak mau menerima = Solusinya paling benar, suka ngatur
Diabetes, Katarak & Glaukoma = Selalu menolak nasehat pasangan
Diabetes, Dada sesak, Telinga kiri agak tuli = Sering ngamuk pada suami/pasangan
Diare kronis = Gampang marah bila ada masalah di keluarga
Dinding rahim menebal = Tidak mau dengar nasehat/masukan orang
Ditabrak orang dari belakang = Selalau lambat bila disuruh (oleh orang tua), lelet.
Demam / Demam berdarah = Pendiam dan gampang tersinggung
Flu/Filek = Sedikit-sedikit dipikir serius = Terlalu serius (penuh emosi) dalam memandang dan memikirkan sesuatu, jangan pernah menyalahkan cuaca, semuanya rahmat Allah
Gatal (alergi) = Keinginan kuat (ambisius) disertai emosi = Amalan salah = Guna-guna (gangguan jin)
Gatal / Kutu air di jari kaki kiri = Kalo melihat keluarga orang lain, suka mengkritik (kaki berhubungan dengan pekerjaan, kiri berhubungan dengan keluarga, jari berhubungan dengan kerapian)
Gatal pindah-pindah = Amalan salah
Ginjal = Tidak dapat membedakan mana yang baik (benar) mana yang buruk (salah), jengkel pada pasangan
Gagal ginjal, Batu ginjal = Sering jengkel dan ada rasa takut pada pasangan
Ginjal / prostat sakit = Ada rasa takut pada istri = Suka diam menyimpan jengkel = Cepat tersinggung
Ginjal kanan bengkak, penyempitan saluran kencing (ureter) = Kalau ada masalah di keluarga (pada orang tua atau pasangan) sering jengkel tapi diam
Glaukoma = Menyimpan marah yang sangat kuat (jengkel sekali) pada pasangan, orang tua atau rekan kerja
Haid (mens) banyak = Suka membantah bila dinasehati
Haid sakit  = Ada masalah selalu jengkel = Orang tua sering berantem
Haid terus menerus = Dalam berbicara dengan suami atau anak meledak-ledak, kalau ada keinginan sering dipendam kalau dikeluarkan penuh emosi dan meledak-ledak
Haid tidak pernah = Orang tua (ibu) suka diam (jengkel) pada orang tuanya atau pada suaminya
Halusinasi = Amalan salah, punya obsesi dan sering ngelamun
Hamil di luar kandungan = Istri dingin pada suami, kurang menyayangi suami, rasa sayang pada suami tidak nampak
Hamil, janin sungsang = Ketika ada masalah sama suami kemudian istrinya diam dan jengkel
Hamil, ketuban pecah dini = Istri mempunyai rasa jengkel banget sama orang tuanya terutama ibunya = suaminya ada rasa marah sama bapaknya
Hati, ada benjolan= Bila dinasehati diam tapi menolak nasehat
Hati sakit = Susah menerima nasehat
Hb darah rendah (penyebab masalah pada sumsum tulang belakang, lalu menyebabkan gangguan lever/hati) = Ada marah yang tersimpan lama pada orang tua atau pasangan
Hematemesis, keluar darah di hidung dan telinga = Pendiam, suka ngelamun
Hepatitis = Suka mencari kesalahan orang lain = Menyimpan dendam dan jengkel = Jengkel yang kuat pada orang tua atau pasangan
Hernia = Emosi terpendam, keinginan yang salah, terlalu memaksakan = Keinginan tinggi tidak tercapai = Keinginan kuat, banyak diam
Herpes (penyakit kulit) = Kalau ada masalah di dalam keluarga mencari solusinya bercampur emosi (marah)
Hidung bengkak = Sering jengkel apabila melihat pekerjaan anggota keluarganya yang tidak cocok dengan keinginannya
Hidung sinusitis = Menahan beban pikiran = Suka memikirkan sesuatu yang tidak cocok di rumah tangga atau di lingkungan disertai kejengkelan = Jengkel (diam) pada pasangan = Marah (walau di dalam hati) bila melihat sesuatu yang tidak baik
Infeksi/radang saluran kencing = Kalau punya keinginan sering ngotot dan disertai emosi
Insomnia (tidak bisa tidur) = Ada persoalan yang terus dipikirkan tanpa dapat solusinya = Sering diam dan melamun
Jantung sakit = Yakin terhadap prinsipnya (takabur)
Jantung bengkak = Sering menyombongkan diri = Egois, keinginan kuat = Menyimpan marah tapi diam
Jantung berdebar kuat = Menyimpan khawatir (takut) yang kuat, marah, atau putus asa
Jantung berdebar, susah tidur = sebelum tidur baca istighfar + do’a (astaghfirullahal adzim kalau jantung saya berdebar ini karena kesalahan saya sebelumnya ampuni saya yaa Allah)
Jantung bocor = Pendiam, bila marah sering tertahan dan meledak saat marahnya keluar = Suka ngejek, emosi dipendam = Marah yang kuat pada pasangan
Jantung koroner = Sering jengkel dan ngomel pada pasangan atau anak = Cepat marah (emosi tinggi) bisa marah besar maupun marah disimpan (jengkel, diam)
Jantung, penyempitan pembuluh jantung, sesak napas = Menyimpan jengkel pada istri
Jantung, sesak di dada kiri = Sering marah sama istri
Jempol sakit = Suka memaksa dan menekan orang dan jengkel bila tidak dituruti
Jerawatan = Kurang bersosialisasi dengan lingkungan
Jerawat di dahi/jidat = Ada sesuatu di pikiran yang tidak tersampaikan
Jari tangan kaku, tak bisa megang = Suka jengkel dan geregetan
Jodoh lambat = Sering meremehkan lawan jenis = Suka jengkel pada orang tua = (Perempuan) berprasangka buruk (suudzon) pada ayah
Kaget/cepat kaget = Sering bingung
Kaki gajah = Punya keinginan, tetapi tidak dikerjakan (ragu-ragu)
Kaki kanan sakit (ngilu) = Jengkel karena menasehati anggota keluarga, tapi tidak diindahkan
Kaki patah = Suka putus asa, suka jengkel pada anak, diam (kesal)
Kaki kesemutan, telapak kaki kesemutan = Amalan salah
Kaki lumpuh tiba-tiba = Sering jengkel pada ayah/suami dan ngambek diam
Kaki sakit, telapak kaki sakit = Sering marah (dalam rumah tangga) = Sering merendahkan pasangan
Kaki sakit di telapak kanan, jinjit = Sering ragu-ragu
Kaki sakit, kesemutan = Amalan salah, pernah minta air ke dukun
Kaki/sendi sakit = Mau menang sendiri, suka ngotot
Kaki/lutut kanan sakit = Jengkel akibat punya keinginan yang kuat tentang suatu kebaikan yang disampaikan pada anggota keluarga, tetapi tidak direspon atau tak kesampaian
Kaki/lutut nyeri/sakit = Mempunyai keinginan yang kuat dan kalau tidak terlaksana akan jengkel atau marah = Beberapa tahun sebelumnya, saat mengatur rumah tangga agak keras/kaku, tidak mau dengar pendapat anggota keluarga lainnya. Prinsipnya pantang ditentang, jadi jengkel
Kaku perut = tak mau mendengar
Kandungan (peranakan) turun = Punya keinginan kuat pada suami atau ayah atau anak, tetapi tidak bisa diutarakan = Nrimo dengan rasa putus asa dalam rumah tangga
Kanker di dada = Gampang tersinggung, bila ada masalah dengan pasangan tidak mau diomongkan (diselesaikan)
Kanker di kaki kiri = Sangat emosional, pemarah, sering jengkel dalam pekerjaan
Kanker di ketiak = Sering jengkel dalam pekerjaan
Kanker gusi = Sering mendiamkan (tidak membicarakan / tidak menyelesaikan) masalah dan menyimpan jengkel
Kanker hati = Suka marah bila dinasehati
Kanker nasoparink, benjolan di leher, mimisan = Agak pendiam, sering jengkel pada orang tua atau pasangan bila merasakan sesuatu yang tidak cocok di hati
Kanker otak = Jengkel pada orang tua
Kanker payudara = Pendiam, masalah suka disimpan, jengkel yang lama = Sering marah-marah sama suami atau anak = Keinginan yang meledak-ledak = Bila punya keinginan sulit dbantah
Kanker rahim = Sering jengkel yang dipendam (diam) pada anak atau orang tua = Suka marah, merepet (ngomel)
Kanker servik = Sering ngomel sama anak atau suami
Kanker/tumor otak = Jengkel yang kuat sekali dan terus menerus pada pasangan
Kanker usus = Negeyel, semaunya sendiri, suka ngambek
Katalasia, sulit menelan = Kalo ada masalah suka diam = Suka membantah nasehat, merasa benar sendiri
Keguguran = Ada kejengkelan kepada Ibu atau pada suami sampai beberapa hari = Kurang sayang pada suami = Ada ketakutan yang sangat tinggi
Kejang-kejang = Jengkel yang dipikirkan dengan penuh emosi = Pikiran kurang baik
Keloid (penebalan kulit di bekas luka) = Keinginan tinggi, tetapi banyak ragu
Kencing tidak lancar = Kalau ada masalah tidak mau langsung mencari solusi, tapi didiamkan dulu 1-2 hari = Punya keinginan tapi sering dipendam, tidak dikomunikasikan
Kepala atas terasa berat = Suka memikirkan masalah disertai jengkel tanpa menemukan solusinya = Amalan salah
Kepala belakang sakit = Sering jengkel dan marah (pada istri yang tidak mau menurut) = cepat emosi
Kepala belakang sakit, kaku di leher sampai tulang belakang = Jengkel pada pasangan, lalu uring-uringan pada pasangan
Kepala depan sakit = Berfikir yang bukan-bukan
Kepala kanan sakit = Sering menganggap salah pikiran orang lain, merasa benar sendiri = Sering marah
Kepala kiri pusing = Sering curiga, sering khawatir, negative thinking
Kepala samping sakit = Tidak mau mendengar pendapat orang
Kepala tengah sakit = Berfikir berhari-hari, menyimpan masalah yang selalu dipikirkan
Kepala migrain = Biasanya punya pikiran banyak dan sering su’udzon (negative thinking)
Kepala pusing (Vertigo) = Tidak fokus dalam diskusi, sukanya mengalihkan topik pembicaraan = Jengkel dan meremehkan terhadap pendapat atau pandangan orang lain = Suka marah = Tidak mau mendengar nasehat = Bila dinasehati pikirannya kemana-mana = Amalan salah
Kepala sakit dan sering mengigau = Bila ada masalah suka diam dan ngelamun
Kepala sakit seperti dipukul-pukul = Gangguan jin karena sering ngalamun = Kejengkelan yang dipikirkan terus, tidak diungkapkan, sering ngelamun
Kepala (semua) sakit = Keinginan yang kuat untuk mendapat sesuatu yang belum kesampaian = sering marah dan jengkel pada seseorang
Kepala sakit seperti ditusuk-tusuk jarum = Sering berprasangka buruk
Kejang = Marah yang disimpan, jengkel
Kencing perih = Sering marah walau diam (dipendam) pada pasangan
Keputihan = Sering ngomel pada suami, banyak bicara dengan emosional
Keringat banyak = Sering terburu-buru dan khawatir
Keringat dingin = Terlalu Santai
Keseleo = Ada perbuatan yang nyerempet ke hal yang tidak baik
Kesemutan di kepala sampai pundak = Suka ngelamun, bila ada masalah tidak dicari solusinya tetapi dipikir terus, akhirnya dimasuki jin di kepala
Kesemutan (baal) di tangan =Jengkel pada pekerjaan
Kesemutan di kaki kanan = Suka marah dan jengkel bila nasehatnya pada anggota keluarga tidak dituruti = Amalan salah
Kesurupan = Gangguan jin, bacakan istghfar aja di telinganya
Kista / ngium = Jengkel (diam) pada suami atau orang tua
Kolesterol = Punya pendapat tak mau disanggah, kaku, tak mau ditawar, bicara sering kasar, kuat pegang prinsif
Kram = Gangguan jin (amalan salah)
Kram di perut =  Gangguan jin (amalan salah)
Kram di ulu hati (maag kronis) = Bila ada beda pendapat dalam rumah tangga, selalu kaku dan diam (tidak mencari solusinya)
Kulit melepuh (seperti) terbakar = Punya keinginan kuat/ngotot disertai emosi, bila tidak tercapai akan marah/jengkel
Kulit mengelupas = Amalan salah, memakai ilmu keselamatan diri
Kulit sensitif (bila digigit nyamuk sering menjadi borok) = Cepat tersinggung
Kurang darah merah = Gampang marah dan gampang tersinggung
Lambung mengeras = Gampang tersinggung
Latah = Sebagian besar otak yang mengatur motorik dikuasai jin (diganggu jin)
Leher bengkak = Jengkel (diam) dan tidak mau mencari solusi dalam permasalahan
Leher dan belikat sakit = Sering marah pada orang lain dalam hal pekerjaan
Leher sakit = Suka berpaling = Menyimpan dendam = Sering marah dan jengkel
Leher (teroid) bengkak = Bila ngomong suka ngotot dan tidak sabaran
Leukimia = Sering jengkel pada pasangan dan diam (disimpan lama)
Lever = Suka mencari kesalahan orang lain = Suka dendam = Sering jengkel (diam), jarang senyum
Lever mengeras = Gampang tersinggung
Lidah bengkak = Tidak suka menerima nasehat
Limpa sakit/bengkak = Sulit menerima nasehat terutama dari pasangan dan anak
Limpa, Hati, Empedu sakit= Menyimpan jengkel (dongkol) yang kuat sekali
Lipoma, benjolan di kulit = Punya keinginan kuat, pendiam, kurang komunikasi
Lumpuh = Pemalas/malas = Sering merasa putus asa
Lutut sakit = Ada kekakuan (selalu ngotot) disertai jengkel dalam mengatur rumah tangga
Maag, mual, muntah, perih, ulu hati sakit = Suka ngeyel (membantah) = Sering marah dan menolak bila dinasehati pasangan = Gampang jengkel dalam keluarga = Tidak suka menerima nasehat orang lain terutama dalam keluarga
Mabuk (kendaraan), biasanya sejak anak-anak = Salah satu orang tua suka marah/jengkel yang disimpan (diam)
Mandul = Sering marah, jengkel dan menolak pada suami, kurang mesra (kurang berkasih sayang) = Kurang cekatan/agresif dalam beribadah dan kurang mesra terhadap pasangan (dingin) = Banyak diam, kurang inisiatif
Mandul, indung telur bermasalah = Ada kesalahan (jengkel) pada ibu atau suami
Mandul, rahim sempit, posisi rahim salah = Sering menutup diri dari ayah, tidak suka bicara pada ayah (marah/jengkel pada ayah) =  Sering tidak sejalan dengan pikiran ayah
Mandul, sperma encer = Suami sering mengobral janji
Mandul, sperma kepalanya terpotong/tidak normal = Bila memberi nasehat sering keluar jalur
Mandul, sperma kosong = Suka diam dan cepat emosi, sering jengkel
Mandul, sperma kurang = Agak pendiam (tertutup), diajak bicara sering blank (ga nyambung)
Mandul, sperma lambat geraknya = Pendiam, kurang inisiatif, kurang ikhlas dalam pekerjaan di rumah tangga, takut sama istri
Mandul, toxoplasma = Suka ngomel, cerewet, ngomong pedas pada orang tua atau pada suami
Masuk angin = Suka ngomel, sering jengkel yang dipendam, marah kecil tapi sering
Mata bermasalah = Sering meremehkan nasehat dari istri
Mata berkabut = Suka tidak menghiraukan nasehat orang tua
Mata buta = Sering menganggap remeh (cuex) pada nasehat/pendapat orang lain
Mata gatal = Cepat bereaksi (geregetan) terhadap lingkungan yang tidak cocok dengan hati.
Mata berhubungan dengan keinginan yang kuat, mata kanan berhubungan dengan kebaikan, mata kiri berhubungan dengan keburukan. Kalau disertai emosi (marah) akan jadi mata merah dan panas/sakit
Mata kabur = Tidak suka dinasehati oleh orang tua
Mata kanan sakit = Jengkel, marah tapi diam bila melihat sesuatu yang tidak cocok
Mata katarak = Suka menolak nasehat orang, diam dan jengkel = Memandang pasangan terlalu rendah dan tidak menuruti nasehat yang baik dari pasangannya
Mata, kelopak mata tutun/tertutup = Sulit atau tidak suka menerima nasehat orang lain
Mata, retina berair, pandangan kabur = Jengkel, diam dan sedih bila melihat sesuatu yang tidak cocok di hati = punya pandangan/prinsif yang keras
Mata terasa mengganjal = Sering jengkel bila melihat sesuatu hal yang tidak cocok di hati
Mata minus = Memandang sesuatu selalu serius
Mata panas = Jengkel apabila melihat sesuatu yang tidak cocok di dalam rumah tangga
Mata plus = Kurang serius dalam menghadapi sesuatu masalah
Menggigil sesudah mandi, atau bila kena air = Sering jengkel pada suami dan anak = Amalan salah
Muka kaku = Punya masalah, tak ada solusinya, jengkel dan suka melamun
Muka panas = Jengkel apabila melihat sesuatu yang tidak cocok di dalam rumah tangga
Multiple sclerosis (peradangan otak dan sumsum tulang belakang) = (belum ketemu)
Ngium di rahim = Sering jengkel, mau ngomong ga jadi
Osteoporosis = Suka ngotot bila punya keinginan, tidak peduli pendapat orang lain
Paha kram dan sakit = Sering jengkel pada pekerjaan di rumah
Parkinson = Sering terburu-buru dalam melakukan sesatu pekerjaan dan dibarengi dengan jengkel = Sering diam tapi geregetan
Paru-paru = merasa paling mampu, rasa bangga yang kuat
Paru-paru ada plek = Bila marah, diam dan jengkelnya sampai lama
Paru-paru ada cairan = Cepat tersinggung pada pasangan
Patah tulang kaki kiri = Emosional (cepat marah) dalam keluarga
Patah tulang kaki kanan = Sangat kaku/keras dalam keluarga
Patah tulang tangan = Sangat kaku/keras dalam pekerjaan
Payudara sakit = Jengkel pada suami
Pembuluh darah di otak tersumbat (pelupa) = Sering berprasangka, ada rasa takut, sering melamun, takut ngomong pada pasangan
Pendarahan rahim = Di rumah sering ngomel
Pendarahan seperti haid = Banyak yang ingin diutarakan/diomongkan (unek-unek) tetapi sering dipendam, apabila sudah keluar (diomongkan) susah berhenti ngomong
Pengapuran di lutut kiri = Punya keinginan ngotot dan sering marah di rumah tangga
Pengapuran & urat terjepit di pinggang = Sering jengkel pada pasangan
Penyakit kulit/kelamin = Punya keinginan yang kuat untuk disampaikan, setelah disampaikan, bila ada yang tidak cocok disikapi dengan diam dan jengkel
Penyakit sering kambuh = Amalan (ilmu) salah = Sering diam (menyimpan) jengkel  pada pasangan
Penyempitan jantung = Suka ngatur, kurang suka menerima
Penyempitan pembuluh darah di otak = Sering menyimpan marah pada pasangan atau orang dekat (keluarga)
Persendian kaki dan tangan kaku, sakit = Ada keputusasaan dan kejengkelan (tidak ikhlas) dalam pekerjaan (didiamkan)
Perut dan pinggang sakit = Jengkel dalam keluarga
Perut kanan sakit = Amalam salah
Perut membesar (asetas) = Sering marah dan jengkel dalam keluarga
Perut mual/muntah = Kalo dinasehati agak susah, suka membantah, menolak nasehat
Perut nyeri = Punya amalan-amalan atau selalu mempunyai ke inginan yang kuat dan kalau tidak terpenuhi akan jengkel
Perut panas = Suka ngomel
Perut panas/perih = Suka diam dan jengkel pada suami = Amalan salah atau sihir
Perut, sering diare, sering kentut = Sering ngomel atau ngomong yang tidak bermanfaat
Perut sakit (pencernaan bermasalah) = Sulit menerima nasehat orang tua atau pasangan
Perut terasa penuh (begah) = Dalam menghadapi masalah (terutama dengan orang tua), belum ada solusi tetapi jengkelnya muncul duluan
Pinggang sakit = Jengkel yang tersimpan pada anggota keluarga (anak atau pasangan)
Pikun = Merasa yakin ilmunya paling benar (takabur)
Prostat sakit = Kalo punya keinginan selalu ngotot
Polip (hidung) = bila melihat lingkungan, ada yang tidak cocok, diam tidak diomongkan lalu jengkel
Psoriasis vulgaris (penebalan kulit) = Ada keinginan yang sangat kuat di hati tetapi belum teraplikasikan = Amalan salah
Punggung berat = Amalan salah
Punggung bagian bawah sakit = Sering marah/jengkel pada pasangan/anak
Radang usus = Sering jengkel (marah) pada anggota keluarga
Rahim bengkak/radang = Suka ngomel dan jengkel pada suami dan anak
Rambut rontok = Ada yang dipirkan terus dan belum dapat solusinya
Rematik (lutut) = sama anak-anak agak kaku (keras walau bukan marah), anak harus selalu menurut perintahnya
Sakit gigi = Sering marah, geram
Sakit kuning = Biasanya karena terlalu banyak ngomong sehingga cenderung menyakiti orang lain
Sakit Perut = Cepat emosi
Sakit perut bagian bawah (di bawah pusar) = Bila punya keinginan, sering batal dibicarakan dengan istri (biasanya karena istri galak) = Amalan salah (pernah mengikuti latihan pernapasan, napas ditarik lalu disimpan di perut)
Saluran kencing radang = Sering mau ngomong sesuatu, lalu tidak jadi, unek-unek yangtersimpan menjadi jengkel
Santet/kena santet = Gampang marah, emosional, sulit memberi maaf pada orang lain
Sariawan = Suka ngomel, sering ngomong kasar
Sendi jari sakit = Jengkel, geregetan pada anggota keluarga
Serak = Punya sifat kurang terpuji, merasa mampu
Sering lupa rakaat shalat = Bila cerita suka memutar-mutar, tidak fokus
Sering kencing = Suka memendam dan mendiamkan keinginan
Sesak nafas di atas = Emosi disimpan
Sesak nafas di dada = Emosi tertekan
Sesak nafas di ulu hati = Cepat putus asa
Sesak nafas, astma, tenggorokan, ulu hati = Keinginan yang kuat, sedikit gerak
Sesak napas = Jengkel pada pasangan bila ada masalah = Diam bila ada masalah (dipendam) = Cepat marah = Ada amalan salah
SGPT dan SGOT tinggi = Ada kekakuan (tidak bisa kurang lebih, tidak mau dinasehati), kalau ditambah dengan emosi tinggi akan menjadi kanker hati atau syrosis
Stroke = Merasa mampu berdiri sendiri, pendiam, egois, emosi terlalu tinggi = Suka tersinggung lalu jengkel dan tersimpan lama = Jengkel yang kuat pada suami/istri/saudara, didiamkan (ga mau bicara/meraju/ngambek) berhari-hari
Stroke sebelah kanan = Suka marah dan menyimpan jengkel dalam hal pekerjaan atau di keluarga
Stroke sebelah kiri = Jengkel pada pasangan yang disimpan berhari-hari
Stroke ringan = Banyak kejengkelan yang terpendam, tidak bisa dikeluarkan pada pasangan
Susah tidur (Insomnia) = Ada kejengkelan yang dipikirkan terus menerus = Amalan salah
Susah menelan makanan = Pendiam dan suka menyimpan jengkel, tak mau menyelesaikan/membicarakan masalah
Syaraf terjepit (nerve entrapment) di tulang belakang = Jengkel yang menjadi pikiran kepada anggota keluarga = Ada jengkel yang sangat kuat pada istri/suami/orang tua/saudara
Syaraf terjepit di kaki = Jengkel, diam, pada urusan keluarga
Syndrom baby blues, selalu sedih setelah melahirkan = Pada saat hamil punya masalah dengan suami tetapi tidak didiskusikan, hanya didiamkan dan disimpan
Syrosis, hati mengecil = Ego tinggi, marah tinggi, kaku, tidak mau menerima nasehat orang = Gampang tersinggung = Suka dendam
Talasemia = Kaku, keras hati, emosional terhadap lingkungan yang tidak sepikirannya
Tangan dan kaki keringatan = Sering ragu, tidak percaya diri = Kalo punya keinginan selalu ngotot
Tangan kanan kebas = Sering jengkel dan putus asa dalam pekerjaan
Tangan kanan sakit = Ada kejengkelan dalam pekerjaan
Tangan kanan tak bisa diangkat = Jengkel bila nasehatnya (tentang kebaikan) kepada orang lain tidak diikuti = Jengkel karena nasehatnya pada anggota keluarga tidak dilaksanakan
Tangan kesemutan dan kebas = Sering marah dan jengkel pada anak dan pasangan
Tangan kiri (telapak tangan) sakit dan gatal = Sering jengkel bila melihat kelakuan pasangan atau orang tua
Tangan sakit = Merasa mampu (takabur) dalam menangani masalah
Tangan sakit berpindah-pindah = Amalan salah
Tangan sakit, jari kaku = Ada kejengkelan yang kuat dalam hal pekerjaan
TBC usus = Gampang marah bila ada masalah di keluarga
Telinga kanan sakit/agak tuli = Marah bila dinasehati = Diam dan jengkel bila dinasehati
Telinga kanan/kiri mendengung = Jengkel pada pasangan sehingga tidak mau mendengarkan nasehat pasangannya = Kalo dinasehati oleh pasangan sering diam, jengkel dan ngambek
Telinga kiri agak tuli = Gampang marah dan tersinggung bila mendengar sesuatu yang tidak cocok = Tidak suka menerima nasehat orang dan muncul jengkel apabila dinasehati
Telinga mendengung = Cepat jengkel bila melihat sesuatu yang kurang baik
Telinga mendengung, pusing, penyempitan pembuluh darah otak = Bicara ga nyambung, suka mengalihkan topik pembicaraan
Telinga sakit dan keluar air yang bau = Apabila dinasehati, sering jengkel
Telinga tuli = Sering membantah bila diberi masukan atau nasehat
Tenggorokan gatal = Suka bicara (cerewet) dan suka berkomentar bila dinasehati
Tenggorokan sakit/radang = Sering marah dengan suara keras/kasar = Sering mau ngomong sesuatu, lalu tidak jadi, unek-unek yangtersimpan menjadi jengkel
Tiroiditis (radang pada kelenjar tiroid) = Suka bicara menggebu/ngotot terutama dengan pasangan (suami/istri)
Tulang belakang cedera, sehingga lumpuh = Sering jengkel pada orang tua
Tumit sakit = Menyimpan dendam dan jengkel
Tumor = Suka ngeyel (membantah), meremehkan orang, jengkel yang kuat (sangat jengkel)
Tumor di bahu kanan = Sering jengkel dalam pekerjaan
Tumor di dubur = Jengkel yang kuat pada pasangan dan tidak mau mendiskusikan masalahnya
Tumor di gusi = Bila marah, diam dan dipendam
Tumor di hidung = Bila melihat sesuati di lingkungan (keluarga/pekerjaan) ada yang tidak cocok, jengkel, marah tapi diam
Tumor di leher = Marah/jengkel yang tersimpan pada pasangan
Tumor di lutut = Jengkel dengan orang tua (ibu)
Tumor di kepala, sakit kepala bagian depan dan atas = Sering jengkel bila lihat seseorang atau sesuatu yang tidak disukai = Jengkel di pikiran, jengkel dipikirkan terus
Tumor di kepala kiri = Jengkel pada pasangan, ga bisa diomongkan dan didiamkan lama bulanan sampai tahunan
Tumor di otak kiri = Diam tapi menyimpan jengkel
Tumor di otak kanan = Suka merasa benar sendiri
Tumor di telinga kanan = Kejengkelan pada pasangan atau orang tua yang disimpan dan didiamkan
Tumor di paru-paru = Sering menyimpan amarah menjadi jengkel
Tumor di rahim = Sering jengkel pada ayah atau pada suami
Tumor di usus besar = Emosi, marah dan jengkel dalam keluarga
Tumor, kejang = Jengkel yang tersimpan dan jadi pikiran pada suami/istri/orang dekat
Tumor kelenjar getah bening = Kalau ngomong pada pasangan sering ngotot = Sering mau ngomong (marah) tapi tertahan dan tidak jadi dikeluarkan
Tumor ovarium = Punya rasa jengkel banget sama orang tua atau suami
Tumor pankreas = Terlalu pendiam, punya keinginan (untuk memiliki sesuatu) yang kuat, tidak diomongkan, disimpan lama 1-2 tahun
Tumor payudara kanan = Jengkel yang dipendam karena suatu kebaikan yang disampaikan ke suami tidak direspon dengan baik
Typus = Sering marah atau menyimpan jengkel yang kuat pada seseorang
Ulu hati sakit = Gampang tersinggung
Usus 12 jari lengket = Bila punya masalah cenderung diam, tidak mau mendiskusikan untuk menyelesaikannya
Usus buntu, perut bengkak = Punya masalah (terutama dengan saudara), tak ada solusi, tersimpan menjadi jengkel
Usus lengket = Suka diam, tidak mau memberi solusi pada permasalahan orang lain spt anak
Usus tutun, turun berok = Keinginan kuat tetapi banyak diam
Varises lambung (blooding) = Jengkel dan diam penuh emosi dalam menghadapi permasalahan dalam keluarga (pada pasangan atau anak)
Vena Tersumbat = Emosi Terpendam
Vertigo  = Sering tidak mentaati nasehat, terutama orang tua = Tidak fokus, ada masalah tidak langsung mencari solusi, suka muter-muter dulu = Maunya menang terus, sulit menerima kesalahan

Yang paling penting sesudah tahu penyebab penyakit yang diderita adalah :
Mengakui secara ikhlas bahwa kita pernah berlaku salah sehingga Allah memberi teguran lewat penyakit,
Berjanji demi Allah tidak akan mengulangi perbuatan salah tersebut,
Selalu mendirikan shalat 5 waktu dan rajin-rajin tahajjud,
Banyak-banyak istighfar kepada Allah minta diampuni atas segala kesalahan tersebut dan kemudian berdo’a minta disembuhkan dari penyakit tersebut
Yang dimaksud dengan amalan salah antara lain pergi ke dukun atau suka mengamalkan sesuatu tanpa syariat yang benar, misalnya membaca sesuatu (mantra, zikir atau ayat Qur’an) dengan maksud mendapat sesuatu yang duniawi, misalnya keselamatan, kesehatan atau rezeki, bukan lillahi taa’la.
Banyak-banyaklah berzikir dan baca Al-Quran dengan niat hanya untuk mendekatkan diri pada Allah.
Kalau menginginkan keselamatan, kesehatan, rezeki atau yang lainnya, mintalah lewat do’a kepada Allah.
Do’a untuk minta diampuni kesalahan syirik (amalan salah) : “Ya Allah, kalau dulu aku pernah berbuat salah dengan amalan tanpa syariat yang benar, ampuni kesalahan ku ya Allah.” (diulangi terus berkali-kali, baru minta kesembuhan penyakitnya)Demikian rangkuman cara sehat menurut Ustadz Dhanu (Ustad Danu), mudah-mudahan kita termasuk orang yang cepat bertaubat.
Semoga bermanfaat, mohon maaf dan mohon dikoreksi bila terdapat kesalahan.
Bagaimana mekanismenya (logikanya) perbuatan dan kelakuan kita bisa berpengaruh pada kesehatan kita, mungkin video dibawah ini bisa lebih menjelaskan hubungan perilaku terhadap kesehatan tubuh kita, semoga lebih bermanfaat.

Rabu, 13 Februari 2019

PENGAMBILAN KEPUTUSAN DAN SISTEM INFORMASI

perusahaan mana sih yang tidak menginginkan perusahaan berjalan dengan baik dan maksimal namun dengan dengan biaya yang efisien? semua pasti akan mau. bagaimanapun juga sebuah kelompok / organisasi dibentuk pasti dengan tujuan tertentu, begitu juga dengan organisasi bisnis pastilah tujuan utama dibentuknya adalah untuk mencari keuntungan, dimanapun tempat nya pasti namanya bisnis memiliki tujuan utama mencari keuntungan, terlepas didalamnya akan ada embel-embel kemanusiaan, penyejahteraan anggota ataupun embel embel yang lain namun tetap tujuan utama dibentuknya organisasi bisnis adalah keuntungan dalam bentuk finansial. 

keberhasilan sebuah organisasi sendiri tidak akan lepas dari individu-individu yang ada di dalam organisasi tersebut, sehebat apapun manajemen sebuah organisasi tidak akan bisa berbuat banyak jika individu-individu di dalamnya tidak saling memberikan sumbangsih kepada organisasi tersebut, namun juga sebaliknya sehebat apapun individu-individu di dalam sebuah organisasi tanpa manajemen yang bagus juga organisasi tersebut tidak akan berjalan maksimal. 



dalam tulisan ini saya akan mencoba untuk mengambil nilai-nilai dari film "MONEYBALL" (yang belum pernah nonton saya saranin nonton dulu deh.. ), terutama pengambilan keputisan di tingkat manajemen, mengapa saya ambil nilai manajemennya karena menurut saya manajemen organisasi yang baiklah yang akan menentukan masa depan organisasi tersebut, di level ini lah yang akan ditugaskan untuk mengambil keputusan dalam hal perekrutan dan strategi berbisnis yang menguntungkan untuk organisasi.

menurut Mary Paker Follet bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengotrolan sumberdaya untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien, nah disini posisi seorang pimpinan / manager / ketua kelompok / manajemen lah yang akan menentukan trategi bagaimana organisasi tersebut akan berjalan, hal ini terlepas dari sumbangan ide / pemikiran dari semua anggota organisasi, namun bagaimanapun juga yang namanya manajemen yang baik mereka akan mengerahkan segenap kemampuannya untuk menganalisa kemampuan individu-individu yang ada di dalamnya kemudian dia lah yang akan menentukan penempatan individu tersebut di tempat yang sesuai untuk tercapainya sebuah tujuan dengan efektif dan efisien. 

Banyaknya motivasi dan juga latar belakang dari individu yang ada di organisasi inilah yang akan memunculkan sebuah permasalahan / problem internal dalam sebuah organisasi, pemilihan individu dalam seleksi awal anggota oleh manjemen adalah yang menurut saya adalah hal terpenting dan sangat menentukan masa depan organisasi.
Diceritakan dalam fim Moneyball karya Michael Lewis ini bahwa team baseball Oakland merupakan team underdog A (2002), adalah Billi Bean mantan pemain Baseball kenamaan yang saat itu memiliki naluri untuk “menukangi” Oakland, namun disini Bean memiliki masalah yang sangat pelik yaitu keuangan klub yang sangat minim yang mengakibatkan banyak pemain-pemain andalan oakland akhirnya lebih memilih menjadi pemain bebas daripada bertahan di klub oakland yang begaji sangat minim, jika dibandingkan raksasa klub baseball saat itu York Yankees yang memiliki dana cukub banyak sehingga mampu membeli pemain kenamaan maka hampir dipastikan klub oakland tidak akan pernah menjadi juara dalam liga baseball, dan  bisa dipastikan bahwa klub-klub kaya lah yang akan menjadi jawara liga baseball saat itu.
Disinilah kreatifitas Bean diuji kehebatannya, Bean lalu mengontak temannya Petter Breand untuk bertukar pikiran, ide Petter untuk merekrut pemain dengan metode analisis statistik sempat diragukan oleh Bean, namun akhirnya Bean dan General Manager oakland saat itu Paul DePodesta melakukan perekrutan pemain dengan metode analisa statistik lanjutan dalam merekrut pemain.
Dalam perekrutan Bean dan Podesta menemukan bahwa serangkaian metrik yang berbeda, sehingga Bean pun mencari pemain yang terjangkau dan memenuhi kriteria. Bean tidak mempedulikan pemain yang memiliki kelebihan berat badan dan telah melewati masa kejayaannya, namun Bean hanya berfokus pada angka dengan menggunakan analisis yang canggih. Dari hasil seleksi ini Bean mampu memberikan permainan yang menarik dan mampu memberikan kemenangan secara konsisten kepada team oakland.
Fenomena ini ternyata menarik team lawan Boston red Fox untuk menerapkan sistem perekrutan pemain dengan analisis data yang telah diterapkan oleh Bean di team oakland, red fox pun mengontak Bean untuk menukangi red fox namun tawaran yang sempat di terima bean ini akhirnnya ditolak kemudian red fox merekrut Bill James dengan bakat dengan bakat statistiknya, dengan mengadopsi strategi Bean ditambah dengan lebih banyaknya uang yang dimiliki team akhirnya Boston Red Fox pun bisa memenangi World Series.
Meskipun banyak ahli terus percaya bahwa metode tradisional evaluasi pemain, bersama dengan naluri khusus, uang, dan keberuntungan, masih menjadi kunci utama untuk tim yang menang, tim liga utama mengakui bahwa analisis statistik memiliki tempat dalam bisbol . Sampai taraf tertentu, sebagian besar tim liga utama telah memakai prinsip metrik ini, penerapan analisis statistik pada catatan bisbol untuk mengevaluasi kinerja pemain individu. New York Yankees, New York Mets, San Diego Padres, ST Cleveland Indian, dan Toronto Blue Jays semuanya menggunakan analis sabermetrik.

Dari kutipan cerita diatas bisa kita ambil kesimpulan bahwa skill individu masih sangat penting namun pemain yang kurang terampil masih bisa kita andalkan jika di fokuskan pada prosentase pemain-pemain dengan data statistik yang tinggi, inilah mengapa Bean mampu membetuk team yang bagus kinerjanya namun tetap dengan biaya yang minim.

tabel 1
Dari tabel 1 diatas jika di implementasikan untuk tujuan bisnis bisa diartikan bahwa informasi diambil disemua tingkat perusahaan baik di divisi manajemen, perusahaan, maupun teknologi. Kemudian informasi tersebut diolah menjadi sebuah sistem informasi yang jelas sehingga dapat membantu organisasi dalam megambil keputusan dalam menjawab tantangan bisnis dengan efisien dan efektif.

PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Menurut simon (1960), terdapat empat tahap dalam pengambilan keputusan

tabel 2
  1.  Perumusan masalah : dalam perumusan masalah ini terdiri dari menemukan masalah, pengidentifikasian masalah, memahami permasalahan yang muncul dalam organisasi, dimana masalah tersebut terjadi, apa efek masalah tersebut bagi organisasi.
  2. Desain masalah: pengidentifikasian masalah dan mencari solusi untuk masalah tersebut.
  3. Pilihan: pemilihan solusi yang paling tepat untuk masalah yang muncul.
  4. Pelaksanaan: menerapkan solusi terbaik kemudian melihat seberapa efektif solusi tersebut menyelesaikan masalah yang timbul.

Apa yang terjadi jika solusi kita pilih tidak bekerja dengan baik? Dari tabel 2 diatas bisa kita lihat bahwa kita bisa kembali ke tahap sebelumnya atau jika perlu kita bisa kembali ketahap awal. Contoh dalam menghadapi penurunan penjualan team manajemen penjualan dapat mengambil keputusan memberikan diskon kepada pelanggan, namun jika pemberian diskon ini tidak bekerja maksimal maka team manajemen penjualan bisa menyelediki dari sisi desain produk atau penyebab lain yang memerlukan solusi yang berbeda.

(sumber: Management Informations Systems byKenneth C Laudon - Jane P Laudon // tirthteenh edition)